God In My ass
Ini adalah sebuah monolog di dalam toilet
Sembari jongkok aku menyapaMu:
"Hai Tuhan....apa kabarMu?"
Dan Tuhan berbicara dalam
sebuah suara yang fami(liar).
Akupun berbicara denganNya"
"Aku sudah lama memikirkanMu
...sejak aku bisa berpikir.
Waktu aku kecil aku pikir
Tuhan adalah kue putu atau sagon
yang tiap hari Minggu dibelikan Mama untukku.
Tuhan dijual di pasar Jengek.
Tapi lama-lama aku mengerti
bahwa Tuhan tak dapat dilihat. Hanya dirasakan....dibaui....seperti..."
Dan saat ini sembari jongkok,
aku sedang mencium Tuhan sementara
Tuhan keluar dari lubang pantatku.
"Selamat pagi Tuhan!"
mwahahaha...kacaw..kacaw.........
Sembari jongkok aku menyapaMu:
"Hai Tuhan....apa kabarMu?"
Dan Tuhan berbicara dalam
sebuah suara yang fami(liar).
Akupun berbicara denganNya"
"Aku sudah lama memikirkanMu
...sejak aku bisa berpikir.
Waktu aku kecil aku pikir
Tuhan adalah kue putu atau sagon
yang tiap hari Minggu dibelikan Mama untukku.
Tuhan dijual di pasar Jengek.
Tapi lama-lama aku mengerti
bahwa Tuhan tak dapat dilihat. Hanya dirasakan....dibaui....seperti..."
Dan saat ini sembari jongkok,
aku sedang mencium Tuhan sementara
Tuhan keluar dari lubang pantatku.
"Selamat pagi Tuhan!"
mwahahaha...kacaw..kacaw.........
