Cry For Aceh
aku bukan bangsa indonesia, bukan pula bangsa cina, amerika ataupun afrika. aku bukan barat ataupun timur
aku bukan ras kulit kuning, aku bukan ras kulit coklat, aku bukan ras kulit putih,bukan pula kulit hitam
aku bukan umat islam, hindu, kristen ataupun budha
aku berada di desa kecil yg hijau bernama bumi, aku adalah warga bumi, warna kulitku dan teman2ku adalah ciri khas betapa indahnya planet tercintaku ini, aku bukan barat ataupun timur, karena aku tau bumi selalu berputar, aku bukan orang beragama tetapi aku berterima kasih pada bumi tercinta yg menijinkanku bernafas, aku berdiri di atas tanah yg sama dengan mereka, aku mencintai alam seperti mereka mencintai tuhan nya, aku sama dengan mereka, kita hidup di bawah atap yg sama, di bawah matahari yg sama, we're live under the same roof, under the same floor, our MotherPlanet, karena kita semua adalah penduduk suatu planet mungil bernama BUMI yg hidup terpencil di tepian bima sakti
sedih rasanya ngeliat orang2 memperdebatkan bantuan buat aceh, dari negara manalah, negara kafir atau muslimlah, bahkan sampe jumlah bantuanya masih pula di banding2kan
mereka semua ngebantu kita dan saudara kita yg kena bencana, tapi Kenapa sih kita harus memusuhi mereka hanya karena mereka menyembah apa yang tidak kita sembah, bahkan mereka mungkin sama sekali tidak percaya tuhan, dan tidak satupun di antara mereka yg menghina tuhan2 kita, tapi nyatanya mereka berbondong2 datang dari ribuan kilometer untuk menolong saudara kita, membantu mengurangi kesengsaraan mereka, mereka melewatkan perayaan tahun baru dan menyisihkan sebagian libur natalnya untuk membantu kita, sungguh ironi kalo ngeliat saudara2 kita di kota besar lainya berhura2 ngerayain tahun baru sementara mereka warga asing justru rela jauh2 datang dari negaranya dan melupakan sejenak pesta tahun baru, gw sendiri merasa malu n nda berguna karena gak bisa ngelakuin apa2 buat saudara kita di aceh...sedih..........
gw terharu ngeliat perhatian para relawan bule, kafir, cina, yahudi, etc yg notabene selama ini di benci tanpa alasan yg jelas ama mayoritas saudara kita di indo, mereka mengerahkan armada perangnya bukan untuk berperang tapi misi kemanusiaan, helikopter mereka gak menjatuhkan bom tetapi makanan buat saudara2 kita, pesawat mereka tidak mengangkut amunisi tetapi saudara2 kita korban bencana yg di angkut, kapal induk mereka juga rela menempuh ribuan mil untuk membantu saudara kita, tapi kenapa kita masih juga sinis dan curiga?, bandingkan semua ini dengan kita, kita dekat dengan mereka tetapi kita tidak berdaya, kita hanya mengeksploitasi gambar2 memilukan untuk dipertontonkan, gw hanya bisa menonton dari layar tv dan gak ngelakuin apa2...benar2 memalukan!!!

0 Comments:
Post a Comment
<< Home